Kunjungan Gubernur dan Wakil Gubernur Serta Kepala Dinas Pendidikan Prov. Kep. Bangka Belitung ke Belitung Timur

Kunjungan Gubernur DR. H. ERZALDI ROSMAN  dan Wakil Gubernur Drs. H. ABDUL FATAH, M.Si dengan Kepala Dinas Pendidikan Drs. MUHAMMAD SOLEH, MM Prov. Kep. Bangka Belitung ke Belitung Timur untuk bertemu dengan Guru² Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus yg dipusatkan di SMA Negeri 1 Damar, dalam kunjungan tersebut dengan tujuan memberikan keterangan atau pembahasan mengenai tentang Program PISA dan AKM Babel, yang merupakan suatu program penilaian untuk siswa terbaru di Indonesia.

PISA, Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) mencatat, peringkat Programme for International Student Assessment (PISA) Indonesia berdasarkan survei tahun 2018 berada dalam urutan bawah. PISA sendiri merupakan metode penilaian internasional yang menjadi indikator untuk mengukur kompetensi siswa Indonesia di tingkat global. Sebagai langkah memperbaiki nilai PISA Indonesia, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menyiapkan lima strategi untuk menjalankan pembelajaran holistik demi mengembangkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul. “Sesuai arahan Presiden, pengembangan sumber daya manusia Indonesia (SDM) unggul harus bersifat holistik. Tidak hanya literasi dan numerasi, tetapi pendidikan karakter memiliki tingkat kepentingan yang sama,” kata Mendikbud usai mengikuti Rapat Kabinet Terbatas melalui konferensi video di Jakarta, Jumat (3/4/2020), dalam rilis di laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

                    Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) adalah kompetensi yang benar-benar minimum, dimana melalui AKM kita bisa memetakan sekolah-sekolah di daerah berdasarkan kompetensi minimum yang harus dipersiapkan, Kompetensi Minimun adalah kompetensi dasar yang dibutuhkan murid untuk bisa belajar, apapun materinya dan apapun mata pelajarannya. Sehingga materi AKM ada dua yaitu terkait literasi atau baca tulis, serta literasi numerasi. Dia melanjutkan, alasan AKM memilih literasi dan numerasi karena literasi membaca dan numerasi adalah dua kompetensi minimum bagi siswa untuk belajar sepanjang hayat dan dapat berkontribusi kepada masyarakat. ”Menurut studi nasional & internasional, tingkat literasi siswa Indonesia masih rendah. Dan mengapa juga ada survei karakter dalam asesmen ini, karena pendidikan bertujuan mengembangkan potensi siswa secara utuh. Asesmen nasional mendorong mengembangkan sikap, values, dan perilaku yang mencerminkan Pancasila.

Kegiatan diakhiri dengan Acara Mengunjungi Stand Produk Kreatif setiap Sekolah dan Acara Makan Bedulang. Terutama SMA Negeri 1 Kelapa Kampit yang di olah oleh peserta didik, Menampilkan sebuah Produk Alam yaitu Madu Trigona atau disebut masyarakat Belitung  adalah Madu Teran yang merupakan madu yang mempunyai kelebihan akan kandungan propolisnya. Ini karena pada sarang yang dibangun oleh lebah Trigona, mereka menambahkan propolis dalam dinding sarangnya. Dan ini menghasilkan antibiotik alami bagi madu yang dihasilkan oleh lebah Trigona. Madu Trigona juga mempunyai kandungan mineral hampir 2 kali lipat lebih banyak dibandingkan madu dari Apis Mellifera.

baca: https://edukasi.kompas.com/read/2020/04/05/154418571/nilai-pisa-siswa-indonesia-rendah-nadiem-siapkan-5-strategi-ini?page=all.

baca: http://ditpsd.kemdikbud.go.id/artikel/detail/persiapkan-asesmen-kompetensi-minimum-akm-menuju-sekolah-berkualitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *