Peran Digitalisasi Pendidikan Pada Generasi Milenial dimasa Pandemi

 

Peran digitalisasi dalam dunia pendidikan memiliki peranan yang sangat baik dimasa sekarang ini, dengan meningkatkan pengetahuan dibidang IPTEK. Apalagi dimasa pandemi sekarang ini, seakan-akan “melemahkan” aktivitas di dunia dengan membatasi pergerakan masyarakat di luar ruangan dalam rangka memenuhi peraturan protokol kesehatan, yakni physical distancing (pembatasan fisik) untuk mengurangi angka penyebaran virus corona. Berbagai macam aktivitas pun pada akhirnya mengandalkan teknologi sebagai media alternatif, dan salah satu sektor yang memanfaatkannya adalah di bidang pendidikan. Mau tak mau fungsi digitalisasi pendidikan tak boleh diabaikan.

Apa Itu Digitalisasi Pendidikan?

Digitalisasi pendidikan merupakan upaya untuk menunjang proses mengajar secara virtual dalam penyampaian materi pembelajaran. Pemanfaatan berbagai macam aplikasi online dianggap sebagai fasilitas yang dapat digunakan secara mudah. Namun, untuk menjadikan aktivitas pembelajaran lebih efektif, sekolah sebaiknya menyiapkan segala apapun yang dibutuhkan untuk memberikan sesuatu yang dapat diakses secara khusus oleh pihak-pihak yang terkait, mulai dari siswa, staf pengajar, hingga orang tua murid. misalnya (fasilitas Internet yang memadai, komputer, dan perangkat lainnya) sebagai bentuk memfasilitasi sekolah meningkatkan kemajuan di era serba digital sekarang ini.

Manfaat penerapan Digitalisasi Pendidikan

Digitalisasi pendidikan memberikan banyak keuntungan yang secara tidak langsung mempengaruhi banyak hal dalam dunia pendidikan.  Manfaat dari digitalisasi pendidikan di sekolah sangat banyak, antara lain :

  • Membuat kegiatan Belajar Mengajar yang Menyenangkan

Belajar adalah suatu proses perubahan perilaku yang bersifat menetap melalui serangkaian pengalaman. Para siswa dapat memanfaatkan sumber belajar tidak hanya dari guru melainkan dari media lain. Belajar tidak sekadar berhubungan dengan buku-buku yang merupakan salah satu sarana belajar, melainkan berkaitan dengan meningkatkan Ilmu Pengetahuan Teknologi (IPTEK)  yaitu dengan menampilkan suatu yang sangat amat menyenangkan berkaitan dengan pemebelajaran, sehingga tercipta suasana yang menyenangkan. Sebagai contoh, para siswa menonton tutorial video dari youtube, kemudian para siswa mempraktekkannya dalam kelas. Melalui proses itu, para siswa maupun guru dapat mengakses berbagai informasi dari internet. Kegiatan pembalajaran tidak lagi hanya di kelas, tetapi dapat dilakukan di mana saja, kapan saja, dan oleh siapa aja. Dengan belajar, seseorang yang tadinya tidak tahu menjadi tahu, dari tidak bisa menjadi bisa.

  • Memudahkan Pembelajaran Jarak Jauh (Online) dimasa Pandemi

Pembelajaran Jarak Jauh Dalam Jaringan (PJJ Daring) dan PPJ Luar Jaringan (Luring). PJJ Daring secara khusus menggabungkan teknologi elektronik dan teknologi berbasis internet, sementara PJJ Luring dapat dilakukan melalui siaran televisi, radio, modul belajar mandiri, bahan cetak maupun media belajar dari benda di lingkungan sekitar, yang dikenal dengan metode BDR (Belajar Dari Rumah) yang menjadi peranan penting dimasa pandemi ini.  metode belajar dari rumah yang biasa digunakan dan banyak digunakan dalam mempermudah komunikasi antar guru dengan siswa, menggunakan teknologi yang berbasis internet dengan bantuan kouta internet dari Pemerintah.

  • Meningkatkan Kreatifitas siswa dan Menambah kredibilitas sekolah di masa depan

Peserta didik yang mengenyam digitalisasi pendidikan juga akan menjadi lebih dekat dengan teknologi industri yang akan mempermudah mereka dalam dalam belajar dan menemukan impian atau harapannya menuju masa depan yang bagus. Hal ini akan semakin meningkatkan daya saing siswa di masa depan untuk meraih karir impiannya. Bahkan persaingan global sekalipun bisa ditembus. Transformasi digital kini membuat batasan wilayah dan waktu negara tak lagi berlaku secara penuh.  Siswa yang lulus kemudian mampu menjadi seorang yang sukses tentu secara tidak langsung akan mengangkat nama, reputasi dan kredibilitas sekolah, Sekolah yang bersangkutan bisa menjadi institusi pendidikan yang banyak didambakan oleh para calon siswa dan orangtua.

Meskipun baru sedikit, namun ini merupakan modal yang baik untuk memulai digitalisasi pendidikan secara besar-besaran. Tentu saja, meski Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bisa menjadi pemimpin diskt, tetapi keterlibatan semua pihak harus dioptimalkan.

Sembari menanti inisiatif itu dikembangkan semakin masif, para guru sebaiknya mulai bersiap dan mengakrabi penggunaan perangkat teknologi untuk mengembangkan cara mengajar, menggali informasi, membangun jejaring komunikasi, serta menciptakan konten-konten kreatif yang edukatif. Bisa jadi, guru mungkin harus berpikir selayaknya influencer di media sosial yang terus berpikir bagaimana menyajikan konten bermutu dan menarik dengan memanfaatkan aplikasi-aplikasi yang tersedia. Bisa jadi juga, selain menghadiri tatap muka secara fisik dengan para siswa, nantinya para guru juga akan hadir pula di ruang-ruang virtual seperti Youtube, Podcast, dan lain sebagainya.

Kita semua yakin, anak-anak didik kita yang notabene adalah generasi-generasi milenial, akan menyambut semua itu dengan hangat. Sekarang tinggal bagaimana kita memanfaatkan momentum ini untuk mengembangkan potensi dan memberikan kualitas pembelajaran terbaik untuk anak-anak didik.

Perlu diketahui bahwa kapasitas otak manusia tidak terbatas. Seseorang bisa terus belajar sejak lahir sampai akhir hidupnya. Menurut Antonia Lopez, “Tugas utama orang dewasa adalah menyediakan sebanyak mungkin kesempatan yang sesuai dengan tingkat umur dan mengembangkannya secara bertahap.” Otak pun akan mampu bekerja secara efektif bila digunakan secara teratur. Ada pepatah kuno berbunyi demikian; “If you don’t use it, you lose it“-Jika tidak digunakan, Anda akan kehilangan otak Anda.

Pemuda dan Prestasi sebagai Generasi Penerus Bangsa yang Berkualitas

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 pada 28 Oktober 2021 yang bertema “Bersatu, Bangkit dan Tumbuh”. Dikutip dari website Kemenpora, tema Hari Sumpah Pemuda ini menggambarkan semnagat persatuan dan kesatuan dalam keberagaman bangsa Indonesia.

Dikutip dari website Kompas.com Sejarah singkat Sumpah Pemuda,  diawali Sebelum diadakan kongres yang menghasilkan Sumpah Pemuda itu, muncul beragam organisasi yang diinisiasi oleh kalangan muda. Salah satu di antaranya adalah Tri Koro Darmo yang didirikan oleh Satiman pada 7 Maret 1915. Organisasi ini menginginkan perubahan cara pandang para pemuda dan kondisi yang terjadi di Indonesia saat itu. Seiring berjalannya waktu, organisasi ini kemudian berubah nama menjadi Jong Java yang diisi oleh para pemuda Jawa, Madura, Bali, hingga Lombok. Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email Kemudian, banyak bermunculan organisasi serupa yang berbasis kesukuan, seperti Jong Batak, Jong Minahasa, Jong Ambon, dan Pemuda Kaum Betawi. Karena organisasi kedaerahan yang semakin banyak bermunculan, diadakan Kongres Pemuda I pada 1926. Dalam kongres itu, lahir gagasan penggunaan Bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan. Salah satu penggagasnya adalah Muhammad Yamin. Melalui pidatonya, Kemungkinan Bahasa-bahasa dan Kesusastraan di Masa Mendatang, Yamin “menyodorkan” bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan. Akan tetapi, Kongres Pemuda I ini dinilai belum membuahkan hasil karena masih ada ego kedaerahan dan kesukuan yang sangat kuat. Dengan kondisi itu, diadakan kembali Kongres Pemuda II yang digelar pada 27-28 Oktober 1928. Kongres ini melahirkan satu pemikiran yang sama, yaitu perjuangan melawan penjajah. Saat kongres tengah berlangsung, Yamin mulai menuliskan gagasan “Sumpah Pemuda” tersebut dalam suatu kertas. Kertas itu kemudian dia sodorkan kepada Soegondo Djojopoespito, yang saat itu menjabat Ketua Kongres. Deklarasi bernama Sumpah Pemuda itu lahir setelah para peserta menyatakan sebuah kesepakatan bersama akan pentingnya persatuan pemuda dan dibacakan pada 28 Oktober 1928.

Isi Sumpah Pemuda

Dalam Kongres pada tanggal 28 Oktober 1928 tersebut terdapat tiga keputusan penting, yakni bernama Sumpah Pemuda yang berbunyi:

  • Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu tanah Indonesia
  • Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu bangsa Indonesia
  • Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia.

Tiga keputusan penting dari isi Sumpah Pemuda di atas sesuai dinding prasasti museum Sumpah Pemuda. Namun, penulisan teks di dinding prasasti tertulis menggunakan ejaan Van Ophuysen.

Tujuan Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda dirumuskan dan dibuat bukan semata-mata tanpa tujuan. Berikut ini tujuan Sumpah Pemuda:

  • Membangkitkan jiwa dan sikap nasionalisme pemuda pemudi Indonesia dan seluruh rakyat nusantara untuk melawan, mengusir, dan menentang para penjajah.
  • Membuat kukuh dan tebal rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
  • Memperluas usaha-usaha dan kegiatan agar tercapainya kemerdekaan Indonesia.
  • Menghilangkan rasa kedaerahan yang selalu menjadi penghalang rakyat Indonesia untuk bersatu.
  • Melaksanakan cita-cita untuk mengumpulkan seluruh pemuda Indonesia.

Pada peringatan sumpah pemuda yang jatuh pada 28 Oktober 2021, SMA Negeri 1 Kelapa Kampit tetap melaksanakan perayaan sumpah pemuda yang panitiai oleh Siswa Siswi dari OSIS SMA Negeri 1 Kelapa Kampit dengan tujuan menumbuhkan rasa persatuan dan berprestasi dengan berkarya serta dalam hal pengetahuan. Kegiatan peringatan Sumpah Pemuda di sekolah dilaksanakan dengan membentuk beberapa macam lomba yang mengarahkan kependidikan dalam membangun kebersamaan satu kesatuan, membangkitkan motivasi belajar, dan menumbuhkan semangat berkarya menuai hasil ke masa depan yang lebih bermanfaat. Adapun Lomba-lomba tersebut yang bertema tentang kepemudaan adalah seperti :

  1. Desain Poster, tujuannya sebagai mengasah kemapuan siswa untuk membuat sebuah karya dalam bentuk poster yang bagus menyampaikan informasi yang jelas kepada pembaca, menarik untuk semangat melatih diri dan melatih oranglain untuk turut serta berkarya serta semangat berwirausaha, dan terus belajar sampai akhir hayat.
  2. Film Pendek/Video Kreatif, tujuannya melatih siswa bekerja sama dan memberikan motivasi belajar dengan menggunakan kemampuan berpikir, belajar menulis sebuah naskah cerita yang baik, melatih kemampuan dalam media teknologi seperti pengambilan gambar atau video, dan mampu berakting dalam memainkan peran sesuai naskah yang ditulis agar menghasilkan sebuah karya untuk dinikmati oleh orang yang menontonnya, yang berisi motivasi bagi oranglain.
  3. Lomba Mading (Majalah Dinding), tujuannya sama dengan lomba yang lain, mengasah kemampuan dalam mencari kalimat-kalimat atau gambaran yang bisa untuk menginformasikannya kepada pembaca, bisa menghasilkan sebuah karya berupa majalah dinding berisi informasi yang akurat dan bentuk yang indah, menarik pembaca untuk senang membacanya.
  4. Fotografi, tujuannya melatih siswa untuk mampu menggunakan media foto seperti kamera, pengungkapan pribadi. Foto juga dapat berfungsi sebagai ajang untuk mengungkapkan isi hati, menunjukkan kreativitas dan berpendapat melalui sebuah gambar.

Semua lomba tersebut bertujuan tidak lain untuk meningkatkan kemampuan para siswa untuk mengasah otaknya untuk berpikir maju, sesuai tema peringatan Sumpah Pemuda ke 93 di atas. dengan menumbuhkan semangat kepemudaan, bangkit dari keterpurukan akibat pandemi melanda, serta bersatu dalam keberagaman menghasilkan karakter bangsa yang berkualitas.

Sumpah pemuda adalah momentum untuk kebangkitan pemuda, kebangkita generasi penerus dan harapan bangsa. Jadilah pemuda yang tangguh dan mampu memberi manfaat untuk nusa, bangsa, negara dan agama. Selamat hari Sumpah Pemuda 2021.

 

 

Keutamaan Memuliakan dan Mencintai Nabi Muhammad SAW

Keutamaan memuliakan dan mencintai Nabi Muhammad SAW terletak pada firman Allah SWT pada Al-Qur’an surah Al A’raf ayat 157 sebagai berikut :

Artinya: (Yaitu) orang-orang yang mengikuti Rasul, Nabi yang ummi (tidak bisa baca tulis) yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada pada mereka, yang menyuruh mereka berbuat yang makruf dan mencegah dari yang mungkar, dan yang menghalalkan segala yang baik bagi mereka dan mengharamkan segala yang buruk bagi mereka, dan membebaskan beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Adapun orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al-Qur’an), mereka itulah orang-orang beruntung.

Dalil tersebut menjadi salah satu acuan bahwa pentingnya memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Sebagai seorang Muslim yang baik diharuskan untuk mencintai rasulnya, dan berhak memuliakan serta melakukan apa yang beliau sampaikan kepada umatnya, dan umatnya juga harus senantiasa mengingat atu mengetahui peristiwa – peristiwa tentang dirinya, salah satunya adalah Peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW atau yang dikenal dengan Maulid Nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad SAW lahir pada tanggal 12 Rabiul Awal. Tanggal tersebut pun ditetapkan sebagai hari Maulid Nabi.

Sejarah singkat kelahiran Nabi Muhammad SAW sendiri lahir di kota Mekkah pada tanggal 12 Robiul awal dalam penanggalan Hijriyah atau di tahun Gajah dari pasangan Abdullah bin Abdul Muthalib dan Aminah binti Wahab. Namun, sang ayah meninggal dunia sebelum Nabi Muhammad lahir dan ibunya menghembuskan napas terakhir saat Nabi berusia 6 tahun. Nabi Muhammad diangkat menjadi rasul ditandai dengan dengan menerima wahyu pertama pada saat berusia 40 tahun di Gua Hira. Sejak saat itu, Nabi Muhammad menyiarkan agama Islam dengan sembunyi-sembunyi dan terang-terangan. Rasulullah meninggal dunia pada usia 63 tahun di hari Senin bulan Rabiul Awal setelah jatuh sakit selama 12 hari.

Tujuan memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW adalah agar mengenal dan mencintai Nabi Muhammad Saw, dengan mengenal Nabi dari sejarahnya dan apa-apa yang ditinggalkan Rasulullah untuk umatnya, serta meneladani akhlak nabi Muhammad Saw. (Shidik, Amanah, Fathanah, dan Tabligh). dan bersemangat dalam menjalankan dan menyiarkan ajaran agama nabi Muhammad SAW. terutama sekali dalam menjalankan syariat agama Islam, seperti shalat 5 waktu, puasa dan segala kebaikan yang dianjurkan dalam ajaran Islam.

Pada peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW di tahun 2021 ini, SMA Negeri 1 Kelapa Kampit merayakannya dengan perlombaan bernuansa Islami, seperti lomba membaca surah-surah pendek dalam Al-Qur’an, lomba Adzan, Kaligrafi, dan Bercerita kisah Nabi, tetapi semua kegaiatan lomba masih dilakukan  daring atau online, dikarnakan masih dalam situasi pandemi, belum ada perintah langsung untuk melaksanakan perayaan secara tatap muka, dan berharap semoga pandemi segera berakhir , semua kegiatan hari besar Islam salah satunya peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW bisa dilakukan secara tatap muka tidak online dengan rasa bahagia dan tenang. Kegiatan tersebut di laksanakan atau menjadi panitia kegiatan oleh para siswa siswa yang bergabung dalam Rohani Islam (Rohis) di sekolah, yang biasa dikenal dengan Rohis Al-Azhar. Dengan tujuan kegiatan tersebut semakin mengingatkan akan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW tetap melekat dalam hati dan pikiran, selalu di ingat sampai akhir hayat, dan selalu senantiasa meneladani, mencintai dan mengamalkan apa yang telah beliau ajarkan.

Merayakan Maulid Nabi akan mendapatkan syafaat sebab Nabi adalah Rahmat  Umat muslim yang merayakan kelahiran Nabi disebut-sebut akan mendapatkan syafaat di akhirat kelak. Kabar itu dilandasi oleh sebuah hadist berikut ini.

Artinya: Nabi saw bersabda: “Barang siapa mengagungkan hari kelahiranku, niscaya aku akan memberi syafa’at kepadanya kelak pada hari kiamat. Dan barang siapa mendermakan satu dirham di dalam menghormati hari kelahiranku, maka seakan-akan dia telah mendermakan satu gunung emas di jalan Allah’.”

Sedangkan Allah juga memberikan Rahmat kepada umat Islam, maka sudah menjadi kewajiban untuk mensyukuri dan menerima dengan bahagia. Terlebih ada sebuah ayat yang memerintahkan manusia untuk bergembira setelah mendapatkan anugerah.

“Katakanlah: ‘Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya hendaklah (dengan itu) mereka bergembira’ “. (QS.Yunus: 58)

Catatan : Nabi Muhammad SAW adalah nabi terakhir yang diutus Allah SWT dengan membawa kabar gembira sekaligus peringatan bagi seluruh umat. Rasulullah SAW kemudian mendapat julukan Khataman Nabiyyin.

Kisah maulid Nabi ini dapat dijadikan momentum untuk meneladani sifat Rasulullah.

Kepemimpinan Organisasi Sekolah

Berbicara kepemimpinan organisasi sekolah, selain kepala sekolah  yang merupakan seseorang yang berada di garda terdepan dalam upaya mencerdaskan bangsa, dan merupakan ujung tombak dalam keberhasilan maju atau tidaknya suatu satuan pendidikan yang ia pimpin.

Dengan beratnya Kepala sekolah memikul tanggung jawab terhadap kenyamanan dan ketertiban lingkungan sekolah serta warga sekolahnya. Ia dibantu oleh para wakil-wakilnya (seperti wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, Kurikulum dan sarana prasarana) dengan mengemban tugas masing-masing di kepemimpinan organisasi sekolah. baik dalam hal keamanan dan kenyamanan di masa tanggap darurat Covid-19 sekarang ini.

Terlihat di Gambar, Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan memberikan himbauan kepada seluruh siswa untuk senantiasa, terutama tetap menerapkan protokol kesehatan, guna sebagai bentuk kesadaran menjaga kesehatan di masa pandemi sekarang ini, dan selalu melaksanakan tata tertib di sekolah, baik dalam hal berpakaian, kedisiplinan, dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

Oleh sebab itu dengan adanya pengambilan langkah-langkah yang tepat dan koordinasi yang baik dengan seluruh pihak sekolah, maka proses pembelajaran dan pengajaran di tengah wabah Covid-19 akan berjalan lancar.

Tugas Dan Tanggung Jawab

Bertanggung jawab kepada kepala sekolah dalam bidang kesiswaan dan bertugas menyusun program pembinaan dan kegiatan kesiswaan / OSIS sebagai berikut :

  1. Menyusun program pembinaan kesiswaan / OSIS
  2. Melaksanakan bimbingan, pengarahan, pengendalian kegiatan siswa / OSIS dalam rangka menegakkan disiplin dan tata tertib sekolah serta pemilihan pengurus
  3. Membina pengurus OSIS dalam berorganisasi
  4. Menyusun program dan jadwal pembinaan siswa secara berkala dan insindental
  5. Membina dan melaksanakan koordinasi  keamanan, kesehatan, kebersihan, ketertiban, kerindangan, keindahan dan kekeluargaan ( 7 K )
  6. Melaksanakan pemilihan calon siswa teladan dan calon – calon siswa penerima beasiswa
  7. Pengadaan pemilihan siswa untuk mewakili sekolah dalam kegiatan di luar sekolah
  8. Mengatur mutasi siswa
  9. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan kesiswaan
  10. Menyusun program kegiatan ekstrakurikuler

Peringatan Idul Adha Qurban 1442 Hijriyah di Sekolah

Idul Adha menjadi hari raya lainnya bagi umat Islam selain Idul Fitri. Beberapa orang menyebut Iduladha dengan istilah Hari Raya Kurban. Hal ini dikarenakan pada saat Iduladha, umat muslim yang berkecukupan dihimbau untuk menyembelih hewan kurban. Umumnya, hewan yang disembelih adalah kambing atau sapi. Selain itu, hari raya ini juga disebut sebagai puncaknya ibadah Haji yang dilaksanakan oleh umat Muslim, hingga beberapa orang menyebutnya sebagai Lebaran Haji.

Idul Adha juga telah ditetapkan sebagai hari libur nasional oleh Pemerintah Indonesia. Penetapan Iduladha berdasarkan kalender Hijriah, tepatnya pada tanggal 10 di bulan Dzulhijjah. Perlu diketahui, bulan Dzulhijjah merupakan bulan terakhir tahun Hijriah dalam penanggalan Islam.

Pada Idul Adha 1442 Hijriyah tahun ini SMA Negeri 1 Kelapa Kampit menyelenggarakan Idul Adha Qurban di Sekolah yang di selenggarakan oleh Siswa Rohis Al-Azhar sebagai panitia Qurban tahun ini. Allhamdulillah berkat dana Infaq setiap jum’at dan sedekah dari guru-guru akhirnya bisa mengumpulkan dana untuk membeli hewan qurban tersebut. Dengan harapan menyembelih hewan qurban dapat memiliki banyak manfaatnya bagi keluarga besar SMA Negeri 1 Kelapa kampit.  semoga ditahun depan semakin lebih baik rejeki untuk bisa kembali menyembelih hewan qurban lagi.

Penyembelihan hewan Qurban di sekolah dilaksanakan pada Kamis, 22 Juli 2021 dengan langsung dihadiri oleh Ibu Kepala sekolah Sri Mulyani,SE.M.Pd. dan seluruh guru/pegawai serta panitia dari siswan Rohis Al-Azhar. pelaksanaan penyembelihan hingga membagikan daging qurbannya, dengan keadaan yang sehat semua.

Hasil dari penyembelihan hewan qurban, daging yang dikumpulkan dan sudah di data penerima qurban berasal dari siswa SMA Negeri 1 Kelapa Kampit sendiri, bagi yang kurang mampu dan masyarakat dilingkungan sekitar SMA. Sesuai dengan tema qurban tahun ini, dengan berbagi antar sesama orang yang lebih membutuhkan dimana sebuah kesulitan yang terjadi sekarang ini akibat penyebaran pandemi covid-19. harapan semoga pulih negeri ini dan kembali kepada Allah, sadar akan kesalahan diperbuat, dan berbagi itu penting sebagian dari yang disukai oleh Allah SWT.

Dalam al-Qur`an, disebutkan, “Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya, dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya” (Qs. al-Zalzalah: 7-8).  Dua ayat terakhir persisnya adalah “penutup/ lanjutan yang berisi kesimpulan” (disebut dengan tafrî’ al-fadzlakah), untuk memberi motivasi atau dorongan agar orang berbuat kebaikan (targhîb) dan ancaman agar orang tidak berbuat kejahatan (tarhîb). Penutup yang berisi kesimpulan merupakan penjelasan ayat sebelumnya tentang mengapa manusia dikumpulkan dan mengapa mereka diperlihatkan hasil perbuatan mereka di dunia. Itu–sekali lagi–karena prinsip yang berlaku adalah bahwa siapa yang melakukan perbuatan, baik atau jahat, akan diberi balasan, sekecil apa pun perbuatan itu.

Dokumentasi :

Tetap Patuhi Protokol Kesehatan 5M (Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga jarak, Menjauhi Kerumunan, Mengurangi Mobilitas)

#Iduladha1442H   #SmansaKampit

Hari Ketiga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

Pada hari ini Jum’at, 23 Juli 2021 telah dilakukan kegiatan MPLS secara daring untuk hari yang ketiga atau hari terakhir oleh Pembina OSIS (Bapak Ibnul Subari,S.Pd), dan anggota OSIS yang terdaftar dalam kegiatan tersebut (Friska Anisyah, Rahmat Hidayat, Dwi Sefia Amanda, Novita Auliya, Revaldo, Andini, Mercelinda Safitri, Iebel Nabiesska, Adjriel Ibra, dan Farhan Izzatur Rahman).

Alur Kegiatan MPLS 2021

Pemateri dan Ringkasan Isi Materi :

  • Nova Herawati (Korrdinator PKB/PLKB Kecamatan Kelapa Kampit)

MENGENAL SIAPA KITA? (LIFE SKILL DI ERA MILENIAL)

  • GENRE (Generasi Berencana)

GenRe merupakan Ikon dari Program Pembinaan Ketahanan Remaja.

  • Yang Harus Dihindari Remaja :
  1. PERNIKAHAN DINI
  2. SEKS PRA NIKAH
  3. NAPZA (NARKOTIKA, PSIKOTROPIKA DAN ZAT ADIKTIF)
  • Yang Harus Dilakukan Remaja :
  1. MELANJUTKAN PENDIDKAN
  2. BEKRJA ATAU BERKARYA
  3. MENABUNG
  4. MEMBEKALI DIRI DENGAN KECAKAPAN HIDUP (MENTAL, FISIK, DAN SPIRITUAL)
  • GENRE INDONESIA : SAATNYA YANG MUDA YANG BERENCANA!

Keterampilan Hidup (Life Skill) adalah berbagai keterampilan atau kemampuan untuk dapat berperilaku positif dan beradaptasi dengan lingkungan memungkinkan seseorang mampu menghadapi berbagai tuntutan dan tantangan dalam hidupnya sehari-hari secara efektif (DEPDIKNAS, 2002)

  • POHON KETERAMPILAN HIDUP
  1. Forgiveness
  2. Respect
  3. Gratitude
  4. Honesty
  5. Compassion
  6. Courage
  7. Loyalty
  8. Kindness
  9. Cooperation
  10. Responsibility
  • 5 TIPS REMAJA BEBAS NAPZA
  1. SELEKTIF MEMILIH EMAN
  2. JANGAN PERNAH MENCOBA
  3. BENTENGI DIRI DENGAN AGAMA
  4. NIKMATI KEBERSAMAAN KELUARGA
  5. INGAT MASA DEPAN
  6. PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH (Panitia)
  • PENUTUPAN MPLS

Pada hari ini juga dilakukan Penutupan MPLS daring oleh Ibu Kepala Sekolah SMAN 1 Kelapa Kampit dan ucapankan selamat menjadi peserta didik baru di SMAN 1 Kelapa Kampit “Bersama Meraih Prestasi”.

Dokumentasi kegiatan MPLS :

Tetap Patuhi Protokol Kesehatan 5M (Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga jarak, Menjauhi Kerumunan, Mengurangi Mobilitas)

@smansakelapakampit
@osissmansakelapakampit

Hari Kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

Pada hari ini Kamis, 22 Juli 2021 telah dilakukan kegiatan MPLS secara daring untuk hari yang kedua oleh Pembina OSIS (Bapak Ibnul Subari,S.Pd), dan anggota OSIS yang terdaftar dalam kegiatan tersebut (Friska Anisyah, Rahmat Hidayat, Dwi Sefia Amanda, Novita Auliya, Revaldo, Andini, Mercelinda Safitri, Iebel Nabiesska, Adjriel Ibra, dan Farhan Izzatur Rahman).  

Alur Kegiatan MPLS 2021

Pemateri dan Ringkasan Isi Materi :

  • Ricko Valentino ,M.Pd (Pembinaan Mental Agama di Sekolah)
Pendidikan agama adalah unsur terpenting dalam pendidikan moral dan pembinaan mental. Pendidikan agama di sekolah mendapat beban dan tanggung jawab moral yang tidak sedikit apalagi jika dikaitkan dengan upaya pembinaan mental remaja. Satu hal penting yang tidak boleh diabaikan oleh para guru agama di sekolah ialah materi pelajaran agama yang disampaikan di sekolah hendaknya selalu diorientasikan pada kepentingan remaja, seorang guru agama harus bisa menanamkan keyakinan bahwa apa apa yang ia sampaikan bukan demi kepentingan sekolah (kurikulum) atau kepentingan guru agama melainkan demi kepentingan remaja itu sendiri
  • Isran Mihardi ,S.Si (Pengenalan Kurikulum dan Lomba Jenjang SMA)
Struktur Kurikulum SMAN 1 Kelapa Kampit :
  1. Menerapkan sistem PAKET
  2. Jumlah Rombel (Rombongan Belajar) ada 15 rombel
  3. Kelas X (sepuluh) tahun 2021 jumlah = 209 Peserta didik, ada 6 rombel
  4. program penjurusan kelas ada MIPA dan IPS
  5. ada 15 mata pelajaran
  6. alokasi satu jam pembelajaran ada 45 menit.
  • Oscar Habib ,S.H.,M.M (Pemuda Pancasila di Era Modernisasi Pancasila Sebagai Pandangan Hidup)

1. Ketuhanan yang Maha Esa

Sila pertama ini mengartikan bahwa kita sebagai warga negara Indonesia mempercayai dan bertakwa pada Tuhan. Tentunya ini disesuaikan dengan agama dan kepercayaan yang dimiliki oleh masing – masing orang. Karena itu makna dari sila ini juga berarti kita perlu saling menghormati anyar umat beragama sehingga tercipta kehidupan yang rukun.

2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Sila kedua ini kita sebagai warga negara diminta untuk memahami bahwa setiap manusia memiliki derajat yang sama, sehingga kita harus saling menyayangi satu sama lain. Kita juga harus saling menjaga dan membantu sesama, membela kebenaran dan keadilan, dan bekerjasama untuk kedamaian negara kita.

3. Persatuan Indonesia

Sila ketiga berarti kita harus menempatkan kesatuan, persatuan, dan kepentingan negara dari kepentingan masing – masing.

Kita harus mempunyai kepribadian yang rela bekorban demi negara Indonesia, mencintai bangsa Indonesia dan tanah air, serta bangga pada negara.

4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Khidmat dan Kebijaksaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan

Sila keempat ini mengajak kita untuk tidak memaksakan kehendaknya pada orang lain dan mengutamakan kepentingan negara dan orang lain. Terkadang kita akan menemukan perbedaan pendapat dan cara pandang. Namun, kita harus menyelesaikannya dengan cara bermusyawarah atau berdiskusi.

5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Makna dari sila ini berarti mengembangkan perbuaran luhur dengan cara kekeluargaan dan gotong royong, selalu bersikap adil. Selain itu kita harus seimbang antara hak dan kewajiban dengan juga menghormati hak – hak orang lain.

PERAN PEMUDA DALAM UPAYA MENANAMKAN NILAI PANCASILA SEBAGAI JATI DIRI BANGSA MELAWAN ARUS MODERNISASI
1. Membekali diri dengan pendidikan yang berlandaskan Pancasila.

2. Penguatan nilai etnik dan nasionalisme generasi muda.

3. Terjun berperan aktif dalam masyarakat.

  • Pengenalan Guru dan Pegawai SMA N 1 Kelapa Kampit. (Narasumber Panitia MPLS : Friska Anisyah)
  • Notulen Kegiatan : Dwi Sefia Amanda (Panitia MPLS)

Dokumentasi kegiatan MPLS :

 

Tetap Patuhi Protokol Kesehatan 5M (Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga jarak, Menjauhi Kerumunan, Mengurangi Mobilitas)

@smansakelapakampit
@osissmansakelapakampit

Hari Pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

Pada hari ini Rabu, 21 Juli 2021 telah dilaksanakan pembukaan MPLS bersama Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kelapa Kampit (Ibu Sri Mulyani,S.E,M.Pd) dengan dipantau langsung oleh Wakil Kepala Sekolah bagian Kesiswaan (Ibu Sunawal,S.Pd) dengan lancar sampai waktu selesai yang ditentukan setiap harinya oleh Panitia Osis yang diketuai oleh Pembina OSIS (Bapak Ibnul Subari,S.Pd), dan anggota OSIS yang terdaftar dalam kegiatan tersebut (Friska Anisyah, Rahmat Hidayat, Dwi Sefia Amanda, Novita Auliya, Revaldo, Andini, Mercelinda Safitri, Iebel Nabiesska, Adjriel Ibra, dan Farhan Izzatur Rahman). 

Alur Kegiatan MPLS 2021

Pemateri dan Ringkasan Isi Materi :

  • Sri Mulyani,S.E,M.Pd (Kepala Sekolah) => Pembuka Kegiatan MPLS
  • Eki Piroza, S.Pd => kesadaran berbangsa dan bernegara

Kita harus memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara, karena kita sebagai pewaris sah kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh pendahulu. oleh karena itu kita harus menjaga bumi pertiwi ini. Makna dari kesadaran berbangsa dan bernegara adalah mengamanatkan kepada seluruh warga negara agar menempatkan kesatuan dan persatuan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.

Ada 4 Konsensus Nasional, yaitu :

  1. Hukum (dasar hukum)
  2. Bhineka Tunggal Ika
  3. UUD 1945
  4. NKRI
  5. Pancasila
  • Ares Faujian, S.Pd => Budaya Literasi dan Profil Pelajar Pancasila

Kemampuan individu dalam mengolah informasi dan pengetahuan yang dilakukan secara terus menerus dan menjadi kebiasan untuk kecakapan hidup. untuk menjadi manusia yang unggul sepanjang hayat, harus memilki kompetensi global dan berprilaku yang sesuai dengan nilai-nilai pancasila.

“Membaca adalah cara menggali cerita di masa lalu, Menulis adalah cara mengukir cerita dimasa depan. _Ares Faujian

  • Sunawal, S.Pd => Tata Krama siswa

Peserda didik baru harus wajib menaati dan mematuhi peraturan tata tertib di SMA Negeri 1 Kelapa kampit. Bagi yang melanggar akan diberikan Point sesuai jenis pelanggaran yang dilakukan. misalnya (keterlambatan, kepribadian, pakaian, kehadiran, merokok, senjata tajam, pornografi, Narkoba dan Minuman Keras, Berkelahi / Tawuran, Intimidasi/ancaman kekerasan, Ibadah.

  • Panitia MPLS => pengenalan ekstrakurikuler
  • Notulen Kegiatan : Dwi Sefia Amanda (Panitia MPLS)

Dokumentasi kegiatan MPLS

Hari 1 :

 

Tetap Patuhi Protokol Kesehatan 5M (Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga jarak, Menjauhi Kerumunan, Mengurangi Mobilitas)

@smansakelapakampit
@osissmansakelapakampit

Selamat Datang Siswa/I Baru di Kegiatan MPLS 2021/2022

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan sebuah kegiatan yang umum dilaksanakan di sekolah setiap awal tahun ajaran guna menyambut kedatangan para peserta didik baru. MPLS dijadikan sebagai ajang untuk mempererat tali persaudaraan. MPLS juga sering dipakai sebagai sarana perkenalan siswa terhadap lingkungan baru di sekolah. Baik itu perkenalan dengan sesama siswa baru, senior, guru, hingga karyawan lainnya di sekolah itu.  Biasanya MPLS sepenuhnya dilaksanakan oleh kelompok siswa yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dengan guru sebagai pihak pengawas memantau kegiatan selama MPLS berlangsung. 

Pada setiap tahun pelajaran baru atau ketika penerimaan peserta didik baru SMA Negeri 1 Kelapa Kampit, tetap melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan program pengenalan yang berbeda-beda, di ketuai oleh teman-teman dari Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Di dua tahun belakangan ini ditahun 2020 dan 2021 Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, dikarenakan situasi kondisi yang sedang dalam masa pandemi Covid-19. jadi, program MPLS yang dilaksanakan dengan menggunakan program daring atau online pada aplikasi yang  digunakan tatap muka secara online (seperti, Google Meet atau Zoom) menyesuaikan keadaan untuk memudahkan kegiatan tersebut.

Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada tahun pelajaran 2021/2022 ini dilakukan secara daring oleh sekelompok siswa dari Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dengan Kepala Sekolah atau guru pembina sebagai pihak pengawas memantau kegiatan selama MPLS berlangsung. Kegiatan MPLS dilaksanakan selama 3 hari oleh semua peserta didik baru sampai selesai, dengan tetap melakasanakan protokol kesehatan walaupun dalam kegiatan secara online, begitu juga dari panitia OSIS atau yang berada dalam kegiatan tersebut.

Alur Kegiatan MPLS (rincian kegiatan) :

Lampiran Kegiatan :

Generasi Baru SMAN 1 Kelapa Kampit. Diwajibkan mengunggah link-link dibawah ini dan bagi siswa-siswi baru SMAN 1 Kelapa Kampit untuk membuat twibbon, dan harus di upload di media sosial (instagram, facebook, whatsapp, twitter, dll).

  • Untuk Melihat Buku Panduan MPLS (Klik Link dibawah ini) :

https://drive.google.com/file/d/1BmErTXUHnuT-xJLERCUx_xgKR3nCkOzM/view?usp=sharing

Tetap Patuhi Protokol Kesehatan 5M (Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga jarak, Menjauhi Kerumunan, Mengurangi Mobilitas) agar kita tetap terjaga dan semoga pandemi ini segera berakhir, agar kita bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di Sekolah dengan keadaan yang baik-baik saja.
@smansakelapakampit
@osissmansakelapakampit

Kompetensi Sains Nasional 2021 SMANSA KAMPIT

Kompetisi Sains Nasional atau yang biasa disingkat dengan KSN adalah ajang kompetisi dalam bidang sains bagi para siswa SD, SMP, dan SMA di seluruh Indonesia. Sebelumnya, KSN dikenal dengan nama Olimpiade Sains Nasional (OSN). Perubahan nama ini terjadi pada tahun 2020 setelah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Nadiem Makarim mendirikan Pusat Prestasi Nasional yang membawahi semua pelaksanaan lomba, kompetisi, dan festival di indonesia.

Kompetisi Sains Nasional (KSN) ini diharapkan dapat mengantarkan peserta didik untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, kompetisi ini juga merupakan bagian penting dalam pemerataan prestasi dan memaksimalkan potensi peserta didik bertalenta dan berkarakter dari seluruh pelosok Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain sebagai sebuah strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan, kompetisi sains telah memiliki posisi khusus pada berbagai ajang bergengsi di dunia internasional dalam penguasaan sains oleh para peserta didik. Maka, melalui sistem kompetisi yang sistematis dan berjenjang ini diharapkan terbangun ruang seluas-luasnya bagi peserta didik untuk mengeksplorasi kemampuan dalam bidang sains dan mencapai puncak potensi terbaiknya. Pencapaian prestasi yang maksimal akan ditunjukan dengan lahirnya juara-juara kompetisi sains yang mumpuni dan berdaya saing tinggi yang siap berkompetisi pada tingkat internasional.

Hasil KSN juga menjadi pertimbangan dalam proses seleksi peserta didik yang akan dipersiapkan mewakili Indonesia pada ajang kompetisi sains internasional.

Jenjang SMA: Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Astronomi, Komputer, Ekonomi, Kebumian, dan Geografi.

Tahapan pelaksanaan KSN terdiri atas:

  1. Tahapan seleksi tingkat sekolah disebut sebagai Kompetisi Sains Nasional tingkat Sekolah (KSN-S)
  2. Tahapan seleksi tingkat kabupaten/kota disebut sebagai Kompetisi Sains Nasional tingkat Kabupaten/Kota (KSN-K)
  3. Tahapan seleksi tingkat provinsi disebut sebagai Kompetisi Sains Nasional tingkat Provinsi (KSN-P)
  4. Tahapan seleksi tingkat nasional disebut sebagai Kompetisi Sains Nasional (KSN)

Tahun ini, SMA Negeri 1 Kelapa Kampit tetap turut ikut serta dalam kompetensi ini melanjutkan seperti tahun-tahun sebelumnya, sesuai minat dan kemampuan peserta didik. ada sekitar 27 peserta didik yang mengikuti KSN tahun ini sesuai dengan bidang masing-masing.

Pada tanggal 03-04 Juni 2021 ini Kompetensi Nasional ini di adakan oleh Pusat Prestasi Nasional, dengan sistem semi daring menggunakan media komputer yang di olah oleh setaip sekolah masing-masing.

Informasi :

  1. Tahapan seleksi Kompetisi Sains Nasional tingkat Kabupaten/Kota (KSN-K) Alhamdulillah KSN 2021 memberikan hasil yang baik, selamat kepada adik-adik peserta didik SMA Negeri 1 Kelapa Kampit yang telah belajar dan berjuang untk KSN kabupaten menuju KSN Provinsi :
Ilva Khairunnisa XI MIPA 1 : Kebumian
Frina aningtyas XI MIPA 1 : Ekonomi
Trista Maetri Selfunny Alami,Lee  XI IPS 2 : Ekonomi
Dzaki abiyu G  XI MIPA 2 : informatika
Tania januarti XI IPS 3 : Geografi
Rindiani XI MIPA 2 : Fisika
Nindy Elvionita Sari XI MIPA 1: Matematika
Terimakasih atas kerja kerasnya siswa dan Pembina KSN dan Proktor KSN dan team teknis . Yang belum juara dan yang siswa baru harap bersemangat untk prestasi yang selanjutnya.. SEMANGAT BERSAMA MERAIH PRESTASI

Semoga tercapai segala apa yang mereka harapkan dan kita sebagai orangtua tetap mendukung dan mendoakan untuk kebaikan mereka hari ini, esok, dan masa yang akan datang tentunya. Semangat “Bersama Meraih Prestasi”

#KSN2021 #SmansaKampit