Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah

بِسْــــــــــــــمِاللهِالرَّحْمَنِالرَّحِيْــــــــــــــمِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

Idul Fitri adalah salah satu hari raya umat agama Islam yang terpenting. Umat Islam di Indonesia menyebut Idul Fitri sebagai Lebaran. Fitri berasal dari kata fathara – yafthuru – fithran yang artinya makan atau minum. Makna Idul Fitri (hari kembali berbuka) adalah hari ketika umat Islam sudah boleh kembali makan dan minum setelah tidak makan dan minum di pagi hari selama bulan Ramadhan. Idul Fitri jatuh pada hari pertama atau tanggal 1 bulan Syawal, bulan ke-10 pada kalender Islam. Penentuan Idul Fitri jatuh pada tanggal berapa dengan cara melihat hilal. Ketika bulan baru terlihat setelah bulan Ramadhan, maka hari berikutnya adalah Idul Fitri.

Selama hari raya Idul Fitri umat Islam menikmati kebahagiaan, pengampunan (saling memaafkan), dan perayaan. Umumnya, Idul Fitri dirayakan selama dua hari di beberapa negara yang mayoritas penduduknya Islam.

Sebelum merayakan Idul Fitri, umat Islam wajib membayar zakat yang disebut zakat fitri atau zakat fitrah. Zakat fitri adalah zakat yang wajib dilakukan umat Islam disebabkan berbuka dari puasa Ramadhan. Bertujuan untuk menyucikan diri dan membersihkan perbuatannya.

Idul Fitri identik pertama yang dilakukan adalah bertakbir pada malamnya dan paginya melaksanakan shalat Ied, setelah sholat Ied, sesama Muslim akan saling menyapa dan bersalaman. Mereka memberi selamat kepada sesama muslim dengan ucapan yang mengandung doa dan saling memaafkan, saling mengunjungi saudara dan tetangga. Anak-anak akan menerima hadiah dalam bentuk uang dari orang dewasa.

Tapi di tahun ke 2 ini, masih dalam suasana pandemi atau covid19, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan panduan penyelenggaraan Shalat Idul Fitri 1442 H pada masa Pandemi Covid-19.

Dalam surat edaran itu, shalat Idul Fitri tetap dilaksanakan di rumah bagi warga yang tinggal di zona oranye dan merah.

Panduan ini tertuang dalam Surat Edaran No SE 07 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M di saat Pandemi Covid-19.

Surat edaran itu juga mengatur tata cara takbiran di masjid, sedangkan takbir keliling dilarang untuk mencegah kerumunan. Berikut isi surat edaran tersebut :

Ketentuan takbiran

Melansir laman resmi Kemenag, malam takbiran menyambut hari raya Idul Fitri dalam rangka mengagungkan asma Allah sesuai yang diperintahkan agama, pada prinsipnya dapat dilaksanakan di semua masjid dan mushala.

1. Dilaksanakan secara terbatas, maksimal 10 persen dari kapasitas masjid dan mushala, dengan memperhatikan standar protokol kesehatan Covid-19 secara ketat, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

2. Kegiatan takbir keliling ditiadakan untuk mengantisipasi keramaian.

3. Kegiatan Takbiran dapat disiarkan secara virtual dari masjid dan mushala sesuai ketersediaan perangkat telekomunikasi di masjid dan mushala.

Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2021 M dapat diadakan di masjid dan lapangan hanya di daerah yang dinyatakan aman dari Covid-19, yaitu zona hijau dan zona kuning berdasarkan penetapan pihak berwenang.

Dalam hal shalat Idul Fitri dilaksanakan di masjid dan lapangan, wajib memperhatikan standar protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan mengindahkan ketentuan sebagai berikut:

  1. Shalat Idul Fitri dilakukan sesuai rukun shalat dan khotbah Idul Fitri diikuti oleh seluruh jemaah yang hadir.
  2. Jemaah shalat Idul Fitri yang hadir tidak boleh melebihi 50 persen dari kapasitas tempat agar memungkinkan untuk menjaga jarak antarshaf dan antarjemaah.
  3. Panitia shalat Idul Fitri dianjurkan menggunakan alat pengecek suhu dalam rangka memastikan kondisi sehat jemaah yang hadir.
  4. Bagi para lansia (lanjut usia) atau orang dalam kondisi kurang sehat, baru sembuh dari sakit atau dari perjalanan, disarankan tidak menghadiri shalat Idul Fitri di masjid dan lapangan.
  5. Seluruh jemaah agar tetap memakai masker selama pelaksanaan shalat Idul Fitri dan selama menyimak khotbah Idul Fitri di masjid dan lapangan.
  6. Khotbah Idul Fitri dilakukan secara singkat dengan tetap memenuhi rukun khotbah, paling lama 20 menit.
  7. Mimbar yang digunakan dalam penyelenggaraan shalat Idul Fitri di masjid dan lapangan agar dilengkapi pembatas transparan antara khatib dan jemaah.

Seusai pelaksanaan shalat Idul Fitri jemaah kembali ke rumah dengan tertib dan menghindari berjabat tangan dengan bersentuhan secara fisik.

Ketika kita kaitkan wabah Covid-19 dengan Idul Fitri, maka akan terungka setiap manusia harus kembali kefitrahan yang sesunguhnya.

Momentum Idul Fitri di masa pandemik virus Corona sebagai alarm pengingat bagi umat Islam untuk kembali ke fitrahnya sebagai seorang hamba dan khalifah di bumi ini.

Menurut pandangan Islam setiap manusia yang lahir di muka bumi ini dalam keadaan fitrah yakni asal kejadian yang suci dan murni, Covid-19 ini telah mengingatkan, menyentak dan melimbungkan pikiran dan kesadaran umat manusia.

Covid-19 ini telah mengingatkan, menyentak dan melimbungkan pikiran dan kesadaran umat manusia.

Aktivitas berubah, menjadi serba virtual, baik itu bekerja, meeting, perkuliahan, sekolah, berdakwah dan banyak aktivitas publik lainnya. Mengubah budaya dan kebiasaan yang sudah terbangun lama dalam kebudayaan manusia di dunia. Situasi dan kondisi memprihatinkan ini, menjadi bahan perenungan mendalam (tafúkur) baik sebagai umat Islam dan sebagai warga negara.

Pandemik ini harus menjadi momentum untuk peningkatan kwalitas sebagai hamba Tuhan. Allah SWT, memberikan anugerah Islam sebagai petunjuk bagi umat manusia dalam menjemput keselamatan baik di dunia dan akhirat.

Apabila muaranya adalah takwa dari pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan, maka hari raya Idul Fitri dan hari-hari berikutnya idealnya bersenyawa sebagai sikap hidup seorang Muslim, untuk melawan dampak yang ditimbulkan dari Covid-19.

Maka sudah sepatutnya mendekatkan diri kepada Allah, merayu kepada-Nya untuk meminta pertolongan dengan senantiasa memperbanyak berdoa dan berdzikir.

Bersihkan hati dan jiwa ini dari hasad dan dengki, persatukan jiwa-jiwa ini dalam cinta karena-Mu dan dalam ketaatan kepada-Mu. karuniakan kami jasad yang terpelihara dari maksiat, terpelihara dari harta haram, makanan haram, perbuatan haram. Izinkan jasad ini pulang kelak, jasad yang bersih. Semoga dibukakan pintu hati agar selalu sadar bahwa hidup ini hanya mampir sejenak, jadikan sisa umur menjadi jalan kebaikan bagi ibu bapak kami, dan jadikan kami menjadi anak yang shaleh yang dapat memuliakan ibu bapak kami. Amiinn

Keluarga Besar SMA Negeri 1 Kelapa Kampit Mengucapkan :

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1442 Hijriyah

Taqobballahuminna wa minkum, taqobbal ya Kariim. Minal Aidil Wal Faidzin, mohon maaf lahir batin

Jangan lupa menerapkan protokol kesehatan ; 3M (Mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga Jarak).

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

#idulfitri1442h #mohonmaaflahirbatin

Bermusahabah diri di Akhir Ramadhan Menuju Hari yang Fitri

 

Setiap orang muslim dituntun untuk senantiasa melakukan muhasabah berdasarkan firman Allah dalam surah al-Hasyr ayat 18 yang berbunyi;“Wahai orang-orang yang beriman! Bertaqwalah kepada Allah (dengan mengerjakan suruhan-Nya dan meninggalkan larangan-Nya), dan hendaklah tiap-tiap diri melihat dan memerhatikan apa yang ia telah sediakan (dari amal-amalnya) untuk hari esok (hari Akhirat). Dan (sekali lagi diingatkan) bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah amat meliputi pengetahuannya akan segala yang kamu kerjakan.” (al-Hasyr: 18).

Muhasabah berasal dari kata hasyib yahsabu hisab, yang artinya perhitungan. Menurut pengertian Musahabah atau introspeksi diri adalah salah satu cara evaluasi dan membersihkan diri sendiri dari kesalahan-kesalahan yang mungkin telah diperbuat.

Muhasabah adalah memperhatikan dan merenungkan hal-hal baik dan buruk yang telah dilakukan. Termasuk memperhatikan niat dan tujuan suatu perbuatan yang telah dilakukan, serta menghitung untung dan rugi suatu perbuatan.

Dalam Islam, muhasabah ini bertujuan untuk memperbaiki hubungan kepada Allah (habluminallah), hubungan kepada sesama manusia (habluminannas), serta hubungan dengan diri sendiri (habluminannafsi).

Bagi seorang muslim, muhasabah adalah hal penting dan sebisa mungkin tak boleh dilewatkan. Sebab hidup di dunia itu sangat singkat. Jauh berbeda dengan kehidupan akhirat yang kekal. Kehidupan yang kita jalani saat ini pun akan menentukan bagaimana kehidupan di akhirat kelak. Apakah berakhir baik dan masuk surga, atau berakhir buruk dan masuk neraka.

Kali ini, hari demi hari dalam ramadhan yang penuh berkah ini telah berlalu begitu cepat meninggalkan kita. Sekarang ramadhan pun hendak beranjak pergi di hari-hari terakhirnya ini untuk meninggalkan kita semua dengan segala amalan yang telah kita lakukan.

Ibadah-ibadah ramadhan kita memang begitu akrab dan identik dengan puasa, tarawih, sedekah dan untaian bacaan Alquran. Namun, ada sebagian dari kita kadang meninggalkan sebuah hal yang begitu penting untuk dilakukan di bulan ramadhan yaitu melakukan muhasabah diri.

Sebagai manusia, kita semua tak pernah lepas dari kesalahan Begitulah kita sebagai anak cucu Nabi Adam yang telah ditakdirkan untuk berbuat kesalahan dan segera untuk bertaubat sebagaimana di riwayatkan:

“Seluruh anak Adam berdosa dan sebaik-baik orang yang berdosa adalah yang bertaubat.” (HR. Ibnu Maajah)

Alhamdulillah ketika kita masih diberi kesempatan untuk bisa melakukan muhasabah. Muhasabah sesungguhnya telah mengajarkan kita tentang muroqabatullah dalam artian kita meyakini bahwa Allah selalu hadir dan mengawasi seluruh perilaku yang kita lakukan. Kita mengetahui dan menyakini bahwa Allah swt mengetahui segala sesuatu yang kita tampakkan dan kita sembunyikan dalam hati kita.

Menjelang akhir ramadhan ini adalah bagaimana kita berusaha agar kita memperbanyak istigfar dan meminta ampunan Allah swt atas dosa-dosa kita, selain itu segera kita meminta maaf kepada orang-orang atas kesalahan-kesalahan kita terlebih kita tidak sengaja dan lupa berbuat salah pada orang lain sehingga tidak ada pengadilan di akhirat nanti.

Senyatanya ramadhan adalah bukanlah satu-satunya waktu untuk melakukan muhasabah diri. Akan tetapi, orang seperti kita yang belum pernah mengetahui perintah dan hakikat bermuhasabah dapat menumbuhkannya di bulan penuh berkah ini.

Semoga, disisa umur kita ini masih bisa dipertemukan dengan ramadhan-ramadhan berikutnya yang Allah perkenankan untuk kita bertemu membasahi rindu akan kehadiran bulan ramadhan dan merajut cinta yang saleh di dalamnya.

Semoga kita bisa mengakhiri ramadhan ini dengan akhir yang baik dan mendapatkan kebaikan di dunia dan akhirat, dan kelak Allah swt mengumpulkan kita ke dalam Jannah Al-Firdaus-Nya…Aamiin

#ramadhankareem1442H

#musahabahdiri

#BersamaMeraihPrestasi

 

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2021

Setiap tanggal 02 Mei, Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional atau disingkat dengan Hardiknas, di tahun ini masih dalam situasi pandemi Covid-19 seperti tahun lalu. dan di tahun ini juga bertepatan dengan bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah bagi umat muslim, yang merupakan juga sebagai landasan bagi umat muslim dalam melaksanakan tugasnya, belajar menjadi lebih baik, semata-mata untuk meraih ridha Allah (Tuhan Yang Maha ESa)

Sejarah Hardiknas secara singkat, penetapan 02 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional diambil dari hari kelahiran tokoh pendidikan nasional Ki Hajar Dewantara. Salah satu yang terkenal adalah semboyannya yang berbunyi:
“Ing ngarsa sung tulodho, ing madya mbangun karsa, tut wuri handayani”, yang artinya “Di depan (guru) harus memberi contoh yang baik, di tengah-tengah (muridnya) harus menciptakan ide dan prakarsa, di belakang harus bisa memberi dorongan dan arahan).

Semboyan tersebut hingga saat ini masih digunakan dalam sistem pendidikan di Tanah Air, misalnya “Tut wuri handayani” yang dituliskan di dalam logo Kemendikbud.

Tahun ini juga SMA Negeri 1 Kelapa Kampit juga memperingati hari Pendidikan Nasional walau masih dalam pandemi Covid19. Baik bagi seluruh warga sekolah guru-guru, pegawai, maupun siswa siswi ikut andil dalam memeriahkan hari pendidikan Nasional dengan bentuk suatu ucapan-ucapan, dan tampilan foto menggunakan twibbon di berbagai sosial media yang dimiliki. Dan dari anak-anak OSIS juga menggelar lomba-lomba antara lain: (1) lomba menulis cerpen (bertema, pentingnya pendidikan), (2) lomba poster (bertema, tetap semangat belajar ditengah masa pandemi), lomba ini digelar secara daring/online mengingat situasi masih dalam pandemi, semoga hasilnya memuaskan.

Peringatan selamat hari pendidikan Nasional pada umumnya biasa juga dilaksanakan dengan kegiatan Upacara peringatan Hardiknas. tetapi, mengingat masih dalam situasi pandemi sekarang ini. Mengacu pada himbauan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Surat Edaran Mendikbud Nomor: 27664/MPK.A/TU.02.03/2021 menyampaikan sejumlah imbauannya terkait peringatan Kemdikbud di tahun 2021 ini ,terutama adalah Upacara Bendera. 

Pertama, Kemdikbud akan menyelenggarakan upacara peringatan Hardiknas 2021 secara tatap muka, terbatas juga minimalis, dan dengan protokol kesehatan pada Minggu (2/5/2021) pukul 08.00 WIB.

Untuk segenap instansi dan satuan pendidikan baik yang ada di pusat, luar negeri, maupun daerah diperkenankan menyelenggarakan upacara peringatan Hardiknas 2021 secara tatap muka, terbatas dan minimalis, dengan protokol kesehatan, apabila berada di zona kuning atau hijau.

Sementara instansi dan satuan pendidikan yang ada di zona merah atau oranye, diimbau untuk mengikuti jalannya upacara peringatan secara daring melalui kanal YouTube Kemendikbud RI atau saluran TV Edukasi dari rumah masing-masing.

Beberapa ucapan Hari Pendidikan Nasional 2021 oleh Guru-guru dan para siswa, antara lain :

  1. Jangan pernah Berhenti untuk Belajar, jadikan setiap tempat sebagai sekolah dan jadikan setiap orang sebagai Guru. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2021 _ Handis Setioko,S.Pd. (Seorang guru Matematika di SMA Negeri 1 Kelapa Kampit)
  2.  Jangan pernah menyerah untuk belajar walau dalam kondisi pandemi seperti ini, raihlah mimpi-mimpimu. Selamat hari pendidikan Nasional 2021 _ Yuli Saparina.S.Pd. (seorang guru Kimia di SMA Negeri 1 Kelapa Kampit)
  3. Semangat mewujudkan merdeka belajar dengan bergerak melangkah maju, menjadikan pendidikan sebagai sarana belajar sebagai tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan menghargai kehidupan orang banyak, merubah kemiskinan, kebodohan, kemalasan, adil bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2021 _ Fajar Dinata,S.Pd.I (seorang guru Pend. Agama Islam di SMA Negeri 1 Kelapa Kampit).
  4. Pendidikan bukan hanya mendapatkan gelar, tapi tempat mendidik moral dan dengan ilmu menuju kemuliaan. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2021 _ Mitha Octa Amelia (Seorang Guru Matematika SMA Negeri 1 Kelapa Kampit)

#selamathariPendidikanNasional2021 #KemdikbudRI #MerdekaBelajar

 

Ramadhan Menguatkan Iman dengan Semangat Bersedekah

Setiap muslim dianjurkan untuk melaksanakan sedekah, baik laki-laki maupun perempuan. Selain memberikan manfaat dalam kehidupan bermasyarakat, seseorang yang melaksanakan sedekah juga akan mendapat pahala dari Allah SWT. Oleh sebab itu, hendaknya setiap muslim melaksanakan sedekah yang didasari sikap ikhlas.

Bersedekah merupakan salah satu bentuk ibadah sunah yang sangat dianjurkan. Seperti juga dalam sabda Rasulullah saw. “Maka barangsiapa memberi makanan pada 36 orang yang berpuasa setiap tahun, maka seakan-akan ia puasa satu tahun (karena kebaikan dilipatgandakan pahalanya sepuluh kali). Dan barang siapa memperbanyak bersedekah atau makan dan minum orang-orang yang berpuasa atas dasar niat ini, Allah mencatat baginya puasa berabad-abad dan bertahun-tahun.” Jadi, jelaslah bahwa bersedekah dengan niat ikhlas karena Allah akan mendatangkan pahala yang berlipat.

Setiap anggota badan manusia diwajibkan bersedekah setiap harinya selama matahari masih terbit; kamu mendamaikan antara dua orang yang berselisih adalah sedekah; kamu menolong seseorang naik ke atas kendaraannya atau mengangkat barang bawaannya ke atas kendaraannya adalah sedekah; setiap langkah kakimu menuju tempat sholat juga dihitung sedekah; dan menyingkirkan duri dari jalan adalah sedekah. (HR Bukhari dan Muslim)

Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah ini, SMA Negeri 1 Kelapa Kampit yang dihimpun oleh keluarga besar Rohis Al-Azhar dengan persetujuan dan dukungan oleh Ibu Kepala Sekolah Sri Mulyani,SE.M.Pd. serta seluruh Bapak Ibu guru/pegawai dengan menggelar kegiatan bersedekah ke sebagian masjid-masjid yang ada di kecamatan Kelapa Kampit ini dan masyarakat sekitar yang membutuhkannya. kegiatan ini bukan hanya sekedar bersedekah saja, melainkan bertujuan sebagai :

Melatih Bersedekah

Berbagi takjil kepada mereka yang kurang mampu ataupun dengan memberikannya di masjid-masjid untuk para jamaah ataupun musafir yang berpuasa dengan tidak langsung akan melatih diri untuk ikhlas bersedekah. Dalam islam sendiri bersedekah sangat dianjurkan karena pahalanya tidak akan putus.

Memupuk Kepedulian Sosial

Tidak hanya sebagai bentuk ibadah manusia kepada Tuhannya, tetapi dengan membiasakan berbagi takjil juga akan memupuk jiwa kepedulian sosial terhadap sesama. Jiwa kepedulian yang semakin tergerus oleh peradaban sudah seyogyanya di tumbuhkan kembali dan dilestarikan dalam penanaman karakter peserta didik.

Mengeratkan Silaturahmi dan Persaudaraan Islam

sedekah bermanfaat untuk menguatkan persaudaraan atau ukhuwah Islam. Ibadah sosial ini dapat membantu orang-orang yang membutuhkan dari uluran tangan yang mampu atau memiliki kelapangan harta.

Kebaikan yang Dicintai Allah SWT 

Sedekah merupakan amal kebaikan yang dicintai Allah SWT. Anjuran ini tertera dalam Alquran dan hadis, salah satunya sebagai berikut: “Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah; dan infakkanlah harta yang baik untuk dirimu. Dan barang-siapa dijaga dirinya dari kekikiran, mereka itulah orang-orang yang beruntung,” (At-Tagabun [64]: 16).

Begitupun juga manfaatnya bersedekah sangatlah banyak, antara lain

Menghindar dari Marabahaya

Manfaat sedekah yang pertama adalah sebagai penolak bala, penyubur pahala, menahan musibah, dan kejahatan serta rezeki yang dilipat gandakan oleh Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda, “Bersegeralah untuk bersedekah. Karena musibah dan bencana tidak bisa mendahului sedekah.”

Nabi SAW bersabda, “Asshodaqotu tasuddu sab’iina baaban minas suu-i” artinya: “Shodaqoh itu menutup tujuh puluh pintu kejahatan.”

Membuka Pintu Rezeki

Manfaat sedekah berikutnya adalah membuka pintu rezeki. Rasulullah bersabda dalam hadis riwayat Baihaqi, “Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sedekah.”

Diriwayatkan juga dalam hadist riwayat Muslim, “Hai anak Adam, infaklah (nafkahkanlah hartamu), niscaya Aku memberikan nafkah kepadamu.”

Memperpanjang Umur

Manfaat sedekah bagi kelangsungan hidup kamu adalah bisa memanjangkan umur. Nabi SAW bersabda, “Sesungguhnya sedekahnya orang muslim itu dapat menambah umurnya, dapat mencegah kematian yang buruk (su’ul khotimah), Allah akan menghilangkan darinya sifat sombong, kefakiran dan sifat bangga pada diri sendiri“. (HR. Thabrani).

Menyembuhkan Penyakit

Rasulullah SAW bersabda, “Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersedekah dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana”. (HR. Ath-Thabrani).

Melipat Gandakan Rezeki

Allah berfirman dalam Surat Al-Baqarah Ayat 261, “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”

Sebagai Naungan di Hari Kiamat

Diriwayatkan dalam hadis riwayat Ahamad, Rasulullah bersabda, “Naungan bagi seorang mukmin pada hari kiamat adalah sedekahnya.”

Dengan banyaknya keuntungan yang didapatkan melalui sedekah, umat Islam dianjurkan untuk gemar bersedekah apalagi di bulan Ramadan.

Menghapus Dosa

Siapa sangka, manusia memang tidak pernah luput dari yang namanya dosa. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api”. (HR. At-Tirmidzi).

Jadi Sedekah merupakan cara mudah yang disediakan oleh Allah agar dapat mengikis perbuatan-perbuatan dosa yang telah diperbuat. kita tersenyum saja, sudah termasuk ke dalam bersedekah. Karena senyum merupakan salah satu sedekah termudah yang dapat kamu sebarkan dengan mengukir garis senyum di bibir.

Ramadhan yang penuh berkah, semoga dilimpahkan dalam naungan Allah SWT, sehat dan ilmu yang bermanfaat. Amiin Yaa Rabbal ‘alamin

#RamadhanKareem1442H #BersamaMeraihPrestasiKeberkahan

Pelaksanaan Kegiatan Belajar di Bulan Suci Ramadhan 1442 H di Sekolah

Tahun ini SMA Negeri 1 Kelapa Kampit melaksanakan kegiatan Ramadhan di Sekolah dengan tema “Semangat Ramadhan, menguatkan iman dan membangun solidaritas sosial di tengah pandemi“, sebelumnya pada tahun 2020 kegiatan Ramadhan di tiadakan sebab sedang dalam kondisi yang darurat dimasa pandemi covid 19. tetapi tahun ini walaupun masih dalam suasana pandemi, kegaiatan tersebut sudah bisa dilaksanakan di sekolah, dengan mengikuti protokol kesehatan, makanya pihak sekolah sendiri lebih meningkatkan pola belajar yang sehat agar proses pembelajaran di sekolah terutama kegiatan Ramadahan berjalan dengan baik dan lancar.

Kegiatan KBM diatur oleh Surat Edaran Menteri pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor. 09 Tahun 2021, tanggal 09 April 2021 tentang penetapan jam kerja pada Bulan ramadahan 1442 Hijriah dan Surat Edaran Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Nomor. 800/0136/BKPSDM/2021. dan pegawai kontrak di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Selama bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah kegiatan Upacara mingguan, Apel Pagi/sore, olahrga Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) dan olahraga Jalan Pagi sejauh 4 Km ditiadakan.

Adapun kegiatan selama bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah di SMA Negeri 1 Kelapa Kampit lebih menekankan kepada soft skill pembinaan karakter beragama, misalnya pagi sebelum proses pembelajaran diadakan tadarusan Al-Qur’an atau Asmaul Husna yang beragama Islam, Tausiyah, perlomban tentang keislaman, sesuai dengan tema “”Semangat Ramadhan, menguatkan iman dan membangun solidaritas sosial di tengah pandemi” sebagai bentuk semangat dalam kebaikan, menguatkan iman dan ketaqwaan kepada Allah SWT., ilmu yang bermanfaat, menciptakan rasa kebersamaan, saling menjaga kesehatan, bersama meningkatkan nilai ibadah di bulan Suci Ramadhan 1442 Hijiriah dimasa pandemi sekarang ini.

yang terpenting adalah Tetap memperhatikan Protokol Kesehatan 3 M (Memakai Masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak)

Kegiatan : Jum’at, 16 April 2021

Kunjungan Gubernur dan Wakil Gubernur Serta Kepala Dinas Pendidikan Prov. Kep. Bangka Belitung ke Belitung Timur

Kunjungan Gubernur DR. H. ERZALDI ROSMAN  dan Wakil Gubernur Drs. H. ABDUL FATAH, M.Si dengan Kepala Dinas Pendidikan Drs. MUHAMMAD SOLEH, MM Prov. Kep. Bangka Belitung ke Belitung Timur untuk bertemu dengan Guru² Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus yg dipusatkan di SMA Negeri 1 Damar, dalam kunjungan tersebut dengan tujuan memberikan keterangan atau pembahasan mengenai tentang Program PISA dan AKM Babel, yang merupakan suatu program penilaian untuk siswa terbaru di Indonesia.

PISA, Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) mencatat, peringkat Programme for International Student Assessment (PISA) Indonesia berdasarkan survei tahun 2018 berada dalam urutan bawah. PISA sendiri merupakan metode penilaian internasional yang menjadi indikator untuk mengukur kompetensi siswa Indonesia di tingkat global. Sebagai langkah memperbaiki nilai PISA Indonesia, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menyiapkan lima strategi untuk menjalankan pembelajaran holistik demi mengembangkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul. “Sesuai arahan Presiden, pengembangan sumber daya manusia Indonesia (SDM) unggul harus bersifat holistik. Tidak hanya literasi dan numerasi, tetapi pendidikan karakter memiliki tingkat kepentingan yang sama,” kata Mendikbud usai mengikuti Rapat Kabinet Terbatas melalui konferensi video di Jakarta, Jumat (3/4/2020), dalam rilis di laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

                    Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) adalah kompetensi yang benar-benar minimum, dimana melalui AKM kita bisa memetakan sekolah-sekolah di daerah berdasarkan kompetensi minimum yang harus dipersiapkan, Kompetensi Minimun adalah kompetensi dasar yang dibutuhkan murid untuk bisa belajar, apapun materinya dan apapun mata pelajarannya. Sehingga materi AKM ada dua yaitu terkait literasi atau baca tulis, serta literasi numerasi. Dia melanjutkan, alasan AKM memilih literasi dan numerasi karena literasi membaca dan numerasi adalah dua kompetensi minimum bagi siswa untuk belajar sepanjang hayat dan dapat berkontribusi kepada masyarakat. ”Menurut studi nasional & internasional, tingkat literasi siswa Indonesia masih rendah. Dan mengapa juga ada survei karakter dalam asesmen ini, karena pendidikan bertujuan mengembangkan potensi siswa secara utuh. Asesmen nasional mendorong mengembangkan sikap, values, dan perilaku yang mencerminkan Pancasila.

Kegiatan diakhiri dengan Acara Mengunjungi Stand Produk Kreatif setiap Sekolah dan Acara Makan Bedulang. Terutama SMA Negeri 1 Kelapa Kampit yang di olah oleh peserta didik, Menampilkan sebuah Produk Alam yaitu Madu Trigona atau disebut masyarakat Belitung  adalah Madu Teran yang merupakan madu yang mempunyai kelebihan akan kandungan propolisnya. Ini karena pada sarang yang dibangun oleh lebah Trigona, mereka menambahkan propolis dalam dinding sarangnya. Dan ini menghasilkan antibiotik alami bagi madu yang dihasilkan oleh lebah Trigona. Madu Trigona juga mempunyai kandungan mineral hampir 2 kali lipat lebih banyak dibandingkan madu dari Apis Mellifera.

baca: https://edukasi.kompas.com/read/2020/04/05/154418571/nilai-pisa-siswa-indonesia-rendah-nadiem-siapkan-5-strategi-ini?page=all.

baca: http://ditpsd.kemdikbud.go.id/artikel/detail/persiapkan-asesmen-kompetensi-minimum-akm-menuju-sekolah-berkualitas

Pelaksanaan Ujian Sekolah SMA Negeri 1 Kelapa Kampit (2020/2021)

 

Dengan ditetapkannya PP No 32 tahun 2013, mulai tahun 2014 ini UASBN tidak lagi diselenggarakan tetapi berganti menjadi Ujian Sekolah. Peniadaan UASBN dan berlakunya ujian sekolah setidaknya telah mengurai pertentangan yang selama ini telah terjadi tentang penyelenggaraan UASBN.  Hal ini setidaknya dapat dilihat dari pertama dikembalikannya hak pendidik sebagai evaluator keberhasilan belajar peserta didik.

Ujian sekolah (US) sudah menjadi salah satu syarat kelulusan siswa sejak beberapa tahun lalu. Meski perbedaannya tahun ini sekolah menyusun sendiri soal US bagi siswanya. Terkait untuk persiapan US, sejak beberapa waktu lalu pihak sekolah sudah menggelar pelatihan bagi guru dalam menyusun soal US bagi siswa.

Kebijakan itu diambil sebagai tindak lanjut keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim yang menghapus ujian nasional atau UN pada tahun 2021 ini. Dalam SE Mendikbud No.1/202 disebutkan jika salah satu syarat kelulusan siswa adalah mengikuti ujian yang digelar oleh sekolah. Ujian itu bisa berupa portofolio nilai, penugasan, maupun tes baik secara luring maupun daring.

Pelaksanaan Do’a Bersama sebelum Ujian Sekolah SMA Negeri 1 Kelapa Kampit

Seperti pada umumnya, kegiatan doa bersama selalu dilaksanakan oleh semua agama di SMA Negeri 1 Kelapa Kampit demikian juga untuk Tahun Pelajaran 2020/2021 sebelum pelaksanaan Ujian Sekolah Online dilaksanakan agar US dapat berjalan dengan lancar dan semua peserta didik dapat mengikutinya dengan baik dan kondisi mereka juga semua dalam keadaan sehat terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Kegiatan doa bersama dilaksanakan pada :

Hari           : Jumat, 19 Maret 2021

Tempat   : Ruang Pertemuan (SMA Negeri 1 Kelapa Kampit)

Peserta   : Seluruh Guru dan Staff Tata Usaha dan seluruh siswa kelas 12 sesuai dengan Agamanya masing-masing.

Narasumber : bpk. Rengga Noviarta,S.Pd.I (merupakan almuni dari SMAN 1 Kelapa Kampit, dan pernah mengajar di SMAN 1 Kelapa Kampit, dan sekarang telah menjadi Guru di SDN 6 Badau)

BIMTEK – Profesionalisme Guru dalam menyikapi AKM,PISA,dan Pembelajaran Inovatif

 

Kegiatan Bimtek yang diselenggarakan pada tanggal 15 – 17 Maret 2021 dalam tujuan membentuk Profesionalisme guru dalam mengkaji Assesmen Nasional Program PISA Babel dan pembelajaran Inovatif Quizziz dan Kahoot di SMA Negeri 1 Kelapa Kampit.

Pembukaan kegiatan Bimtek yang laksanakan di SMA Negeri 1 Kelapa Kampit, langsung di buka oleh bapak kepala Cabdin wilayah V Pak Adi zahriadi, M.Si.

Kegiatan Bimtek tersebut ditujukan kepada semua guru SMA Negeri Kelapa Kampit dalam mengingkatkan mutu sekolah dan pembelajaran di kelas dengan program tersebut.

Peringatan Hari Jadi SMAN 1 Kelapa Kampit ke-30

Peringatan hari ulang tahun sekolah hari ini adalah sebuah kisah masa lalu yang tidak bisa untuk dilupakan keberadaannya, kita harus mengetahui bagaimana sejarah mengenai berdirinya sekolah ini yang hingga sampai saat sekarang ini masih menjadi sebuah sekolah yang didambakan di kecamatan kelapa kampit, dengan beberapa prestasi yang diraih dan yang sudah banyak meluluskan lulusan terbaik di sekolah ini sampai ke tahap selanjutnya. Maka dari itu, ada baiknya untuk mengetahui sejarah  tentang berdirinya SMA Negeri 1 Kelapa Kampit.

SMA Negeri 1 Kelapa Kampit merupakan sekolah menengah atas pertama di kecamatan Kelapa Kampit, yang didirikan pada 01 April 1991 oleh team pertama atau sebagai inisiator pada pendirian SMA waktu itu. Team pertama itu terdiri dari Bapak.Alm,Drs. Midjo Hadi sebagai kepala Sekolah pertama, Ibu Kholifah adalah istri dari Bapak.Alm,Drs. Midjo Hadi dan juga merupakan pendiri SMK pertama di Kecamatan Kelapa Kampit (bertempat sebelah Islamic Center di Biliton), dan yang terakhir adalah Bpk. Eryat Aznawie (atau yang dipanggil dengan pak Bung E), beliau merupakan Kepala Desa di Kelapa Kampit pada tahun 1985-1993 waktu itu. Jadi ketiga orang inilah yang berpengaruh dalam pendirian SMA Negeri 1 Kelapa Kampit hingga berdiri sampai saat ini.

Alasan mengapa berdirinya sekolah ini merupakan inisiatif dari bapak Eryat Aznawie ketika beliau menjabat sebagai kepala desa pada waktu itu, dengan menyadari kisah masa lalu beliau yang dulunya sangat susah untuk mendapatkan sekolah di Kelapa Kampit ini, yang hanya bisa didapatkan di Tanjungpandan dengan jarak tempuh yang jauh dari Kelapa Kampit, dengan pemikiran itulah beliau berinisiatif untuk mendirikan SMA pertama di Kelapa Kampit ini dengan dibantu oleh pemikiran Bapak.Alm,Drs. Midjo Hadi dan Ibu Khollifah yang juga sangat berinisiatif untuk pendirian SMA ini, karena sangat berpengaruh dan mempunyai keinginan untuk berbuat dalam memajukan pendidikan di Kelapa Kampit ini.

Pada tahun 1991 sampai akhir 1992 berdirilah gedung-gedung SMAN 1 Kelapa Kampit , tapi dalam tahap pembuatan di  tahun 1991- akhir 1992 pelaksanaan belajar mengajar masih menggunakan ruangan kelas di SMPN 1 Kelapa Kampit. Pada tahun 1993 menurut Surat Keputusan yang terdaftar dalam SK pendirian 01 April 1993 dalam naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dinyatakan juga sebagai tahun operasional kegiatan belajar mengajar di SMA Negeri 1 Kelapa Kampit, dengan penetapan Surat Keputusan tersebut mulailah kegiatan belajar pindah ke SMAN Negeri 1 Kelapa Kampit dengan gedung-gedung yang baru dibangun tersebut. Gedung yang dibangun pada waktu itu adalah ruangan Kepala Sekolah, Wakasek (wakil kepala sekolah) , ruang TU (tata usaha), Perpustakaan, 3 ruang kelas, dan gudang beserta WC siswa. sedangkan kelas yang telah berjalan pada waktu itu ada 9 kelas, 3 kelas menggunakan ruangan kelas yang telah di bangun, 2 kelasnya lagi menggunakan ruangan perpustakaan, sebab waktu itu perpustakaan belum digunakan karna belum tersedianya buku-buku, maka jadilah 2 kelas didalamnya yang di bagi dua dalam satu ruangan. dan 4 kelasnya lagi menggunakan ruangan kelas di SDN 2 Kelapa Kampit.

 

Pada tahun 1993 guru-guru yang mengajar di SMAN 1 Kelapa Kampit waktu itu dengan guru PNS sebanyak 6 orang termasuk kepala sekolah : Bpk. Drs. Midjo Hadi, Bpk. Purwantoro,S.Pd., Bpk. Nasrun,S.Pd., Bpk. Daryono,S.Pd., Bpk. Gama Santosa,S.Pd., Ibu Mulyati,S.Pd. dengan guru honorer terdiri dari jumlahnya cukup banyak, yaitu Drs.Maryadi , Sahdirwani,SH , Ms.Chairili , Dra.Nurlaili Nasti, Daris Ahmanto, Drs.Rozali, Drs.Suhardianto, Drs,Huniadi, Drs.Agus papilaya, Iryanto,s.Pd, Nasjaya, Dra. Erni silvia, Sunarsih.S.Pd., Drs.Hamali, Drs. Ahmad Satiri, Drs.Burhanudin (Panggilan Pak AAN) dan lainnya. dengan Pegawai Tata Usaha terdiri dari :  Ahmad Jamhir (Kepala Tata Usaha), Ermawati,  Rinawati,  Dra. Siti Nuramanah,  Fitriani,  Taslim Ibrahim,  Sugianto (Penjaga Sekolah), Sunarsih, M. Badri (Penjaga Sekolah).

Setelah berjalannya tahun demi tahun dengan kemajuan pemikiran  yang sadar akan pendidikan yang sangat penting bagi setiap orang di kelapa kampit maka dibangunlah gedung-gedung baru di SMA Negeri 1 Kelapa Kampit seutuhnya sampai sekarang dengan motto “Bersama Meraih Prestasi” yang dibuat oleh Bpk. Anugrah Permana sebagai penjaga Perpustakaan pada pimpinan Kepala Sekolah Bpk. Haryanto, S.Pd. Ing. pada tahun 2008-2011. Sampai sekarang ini motto tersebut sebagai pemacu semangat belajar dan semangat berprestasi bagi semua warga sekolah dalam meningkatkan kemajuan pendidikan di kecamatan Kelapa Kampit ini.

Pada hari ini kamis, 01 April 2021, SMA Negeri 1 Kelapa Kampit memasuki usia ke 30 tahun. Bukan usia yang sedikit untuk sebuah lembaga pendidikan. Banyak sekali torehan-torehan prestasi, banyak siswa yang lulus dari sekolah ini dan ada juga telah menjadi bagian sekolah saat ini. Beragam hal menjadi sejarah dan bukti bahwa kita semua bisa dan terus akan berusaha lebih baik ke depan.

Harapan Kepala Sekolah kedepannya “SMAN 1 kelapa kampit lebih maju dan berprestasi dalam segala bidang menuju nasional dan internasional dan dengan  tetap mengedepankan karakter dalam segala aspek kehidupannya” _ Ibu Sri Mulyani,SE. M.Pd.

SELAMAT HARI ULANG TAHUN SMA NEGERI 1 KELAPA KAMPIT YANG KE-30

#30TahunSmakampit #BersamaMeraihPrestasi

Sumber Informasi :

  • Eryat Aznawie (Pak Bung E) / Kelapa Kampit, 19 Maret 1953 / Alamat : Desa Senyubok Rt.01 No.12 Kecamatan Kelapa Kampit.
  • Ibu Sri Mulyani,SE.M.Pd. Kepala SMA Negeri 1 Kelapa Kampit / Merupakan alumni lulusan angkatan pertama
  • Bpk Nasrun,S,Pd. / merupakan guru SMA Negeri 1 Kelapa Kampit
  • Ibu Fitriani / merupakan staf pegawai Tata Usaha SMA Negeri 1 Kelapa Kampit
  • Dan beberapa sumber lainnya dari Bapak Ibu Guru dan para siswa-siswi SMA Negeri 1 Kelapa Kampit

Penulis             : Fajar Dinata,S.Pd.i